Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget



Ikatan Pelajar Muhammadiyah in Memorial


Assalaamu'alaikum wr.wb.


Tanggal 18 Juli 1961 merupakan hari bersejarah bagi Muhammadiyah, dimana Muhammadiyah yang perkembangannya sangat pesat dengan memiliki berbagai sektor pergerakan dan Amal Usaha yang di kelolanya, tak terkecuali Amal Usaha Pendidikan yang tentunya memiliki ruang gerak untuk melakukan pembinaan kepada peserta didik yang di sebut sebagai pelajar. Muhammadiyah kala itu yang di pimpin oleh KH. Yunus Anies melahirkan Organisasi Otonom Muhammadiyah yakni *Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)* dengan maksud untuk mengakomodir pergerakan Pelajar di Sekolah-Sekolah Muhammadiyah dengan kongres Pertama di putuskan seorang ketua *Herman Helmi Farid Ma'ruf* 

Meskipun awal berdiri menjumpai terpaan yang luar biasa dengan adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan seluruh organisasi kepelajaran melebur kepada organisasi siswa yang di bentuk oleh Pemerintah yaitu OSIS namun kecerdasan para pimpinan Muhammadiyah sehingga IPM untuk tetap bisa berkiprah hanya berganti nomenklatur menjadi Ikatan Remaja Muhammadiyah yang tentunya justru ruang geraknya bertambah luas, yang sasarannya bukan hanya pelajar di sekolah saja, akan tetapi juga kepada remaja remaja baik di tingkat desa, maupun remaja remaja masjid yang memiliki daya semangat keilmuan. 


Setelah orde lama berakhir berlanjut dengan orde baru serta brganti menjadi era Reformasi nama Pimpinan IRM berinisiasi mengembalikan nama IRM menjadi IPM, Alhamdulillah pada Muktamar IRM ke 16 di Asrama Haji Donohudan Solo pada bulan Oktober 2008 nama IRM resmi di ganti kembali menjadi IPM seperti sediakala awal mula berdirinya.


Alhamdulillah dengan proses tempaan dan gemblengan di IRM/IPM sejak masuk SMP Muhammadiyah 3 Sirampog-MA Muhammadiyah Plompong saya sendiri merasakan faedah dan hikmah yang sangat besar baik mendapatkan kepercayaan menjadi Ketua PC IRM Sirampog-PD IPM Brebes-PCPM Sirampog sampai sekarang di beri kepercayaan untuk memimpin Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Brebes, semua itu merupakan amanah besar bagi seorang kader yang harus terus melangsungkan dan menyempurnakan kiprah dan pergerakan persyarikatan untuk menegakkan Dienul Islam.


IPM sebagai cikal bakal kader Persyarikatan yang berfungsi sebagai P3M harus terus meningkatkan daya saing terutama dalam pengembangan keilmuan baik ilmu Agama maupun IPTEK sebagai bekal untuk menyongsong berbagai tantangan dimasa mendatang, baik tantangan Ekonomi, tantangan kehidupan sosial, tantangan politik, tantangan media informatika, terlebih tantangan da'wah keagamaan. 


Kaderisasi bagi persyarikatan harus terus berjalan dimulai dari bagaimana meningkatkan mutu pengkaderan di ranah paling belia yaitu IPM-Hizbul Wathan-Tapak Suci-IMM sampai ke ranah yang memiliki kematangan usia yaitu Pemuda dan Nasyiatul 'Aisyiyah.

Lebih sederhananya jika IPM-HW-TSPM-IMM berjalan maksimal dan sesuai sistem dan rumusan Ideologi yang telah ditentukan, maka Pemuda Muhammadiyah-Nasyiatul 'Aisyiyah-Aisyiyah dan wabil khusus Muhammadiyah dipastikan akan tetap langgeng dan terus berjaya 


Pesan khusus bagi Pemangku Amal Usaha Pendidikan perlu di ingat bahwa Misi Pendidikan Muhammadiyah adalah Da'wah dan Kaderisasi maka wajib maksimal dalam pembinaan dan pengembangan kader dengan mendukung penuh kegiatan IPM-HW dan Tapak Suci.


Berjalan dan Suksesnya kaderisasi sekarang adalah cerminan Persyarikatan di masa mendatang. Jika cerminnya keruh maka persyarikatan akan terlihat di masa depan, bahkan da'wahpun akan semakin tenggelam. 

tapi jika cerminnya terang maka persyarikatan akan semakin unggul dan mencerahkan.


#Salam Cinta IPM *I love you*

#Salam Cinta Perkaderan


*Selamat Milad IPM Ke-62*

18 Juli 1961-18 Juli 2023


Wassalamu'alaikum wr.wb 




TTD.

Abdul Mu'min, S.Pd.I

*Ketua Umum PDPM Kab. Brebes)*Mantan Ketua PD IRM Kab. Brebes 2008

*Sekretaris Majelis

Post a Comment

0 Comments